Senin, 31 Oktober 2011

artikel !!


Menja6a and Menutup Aurat
Itt Penting lho !!



Hy ladies I’m coming again. Hy ladies tau gk menutup aurat tuh penting banget khususnya buat kita para cewek-cewek yang lagi menginjak masa-masa remaja J. Biasanya nih cewek-cewek jaman sekarang lebih seneng pake celana atau rok yang di atas lutut di tambah ketat lagi, pakaian-pakaian yang transparan atau biasa di sebut “you can see”. (asatagfirullah J) alasannya sih macem-macem ada yang bilang ngikutin style, mode, byar keliatan keren n gaya dan yang parahnya lagi ada yang alasannya karena pengen tampil sexy (haduhhh, jangan di contoh ya teman-teman’ gak baik).
Ladies , kita sebagai wanita tidak sepantasnya berpakaian seperti itu, seharusnya kita lebih bias menjaga aurat kita dengan cara berpakaian yang lebih sopan yang tidak mengundang nafsu birahi dan juga bias mewminimalisir hal-hal yang tidak di inginkan. Untuk para wanita muslim, dslm Al-quran juga sudah di tegaskan kita di anjurkan untuk berjilbab, jadi lebih baik lagi bagi para muslimah sebaiknya menggunakan jilbab baik itu di sekolah, di rumah ataupun jika sedang bepergian. Bagi yang saat ini belum memakai jilbab tapi sudah memiliki niat untuk menggunakannya itu sangan bagus. Jika kalian serius dengan niatan tersebut insyaAllah akan segera terlaksana. Dan bagi yang belum siap untuk berjilbab tidak apa-apa, saya doakan semoga secepatnya niatan itu akan berangsur-angsur hadir pada hati kalian.
Satu lagi yang paling penting, you know !! Aurat itu bukan hanya fisik kita saja tetapi mulut dan perkataan pun juga termasuk aurat yang wajib kita jaga. Jadi janganlah kalian berbicara seenaknua sendiri apalagi berbicara kasar terutama pada orang yang lebih tua dari kita.

So ladies mari kita jaga apa yang sudah sepatutnya kita jaga, hehehe J ok!!

See you next time,
Gomawo-xie xie   


                                                                                           By : ulfa’ditya
                                                                                                      XI.A3

Jumat, 28 Oktober 2011

Ten quotes for you all.. Kamutt kamutt.. :) !!!

Lets cekidot.. !!




1. Kebahagiaan bukanlah mendapatkan apa yang belum kita miliki, melainkan mengakui dan menghargai apa yang sudah kamu miliki.

2. For ladies : kita hadir bukan sebagai hiasan para lelaki, tetapi kita hadir untuk menjadi diri sendiri dan mencari jati diri.

3. Apapun yang kamu lakukan berfikirlah bahwa itu adalah hal yang terindah bagimu. (Yogi Bhajan)

4. Senyum tidak hanya akan menampilkan wajah yang cerah, namun juga menghangatkan jiwa (Anonim)

5. "Live in the present and think for the future :) 
      Hidup ini hanya sekali, gak usah basa basi mari jalani hari dengan kepastian hati :)

6. Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. (Thomas Alfa Edison)

7. Seorang sahabat adalah seorang yang mengerti masa lalumu, percaya pada masa depanmu dan menerimamu seperti apa yang ada saat ini. (Henry David Thoerau)

8. Buatlah diimu berharga di mata Tuhan, meski dunia memandangmu dengan tidak berharga. Jangan bersedih jika kamu tidak dihargai, tapi bersedihlah jika kamu tidak berharga lagi (The Seven Habits Of Highly Effective Teens)

9. Kebimbangan kita dalah pengkhianatan kita yang sering kali membuat kita kehilangan peluang menang karena takut mencobanya.

10. Seorang yang OPTIMIS akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka. Sedangkan orang PESIMIS akan melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.

Selasa, 25 Oktober 2011

"THE DARK MORNING"
                                                                 created by : ulfa'ditya

On the exact day last week in May 2010, 4 of my friends stayed at my house. That morning the sky was so bright, sun and clouds as if greeting us with a sweet smile. We also feel cheerful welcome the coming days. Hhhmmmm ... Seeing the weather is very friendly morning we took the opportunity, we decided to go for a morning walk around the house while buying food for breakfast.
Before leaving us not forget the mess after finish my bedroom like a broken vessel. While cleaning our room chatting discussed a plan to fill the day of the week. We are arguing for a discussion. Sangking seriousness of the debate did not seem any room is tidy. We're getting ready to leave, do not forget to say goodbye and get out of the house. We wore long pants trening, wearing a jacket because the air is very cold and do not forget to wear shoes.
Along the way we were singing cheerful and smiling to people who have along the way and they smiled back at us. If we see a landscape or a great place, we sempatkan for photos. And one of the places we deem best of paddies. We rarely see the field, therefore we must document them with pictures and make videos. There the air is very cool at all, the place is really beautiful, green rice add the beauty of the scenery there. There was quiet, only one or two people on that field. When I looked at the clock. time is shown at 7 right, do not feel we've almost 1 hour there. We were immediately rushed to leave.At the roadside I see traders surabi cake, I invite my friends membelikue surabi make a quick stop for breakfast. Arrive at the merchant surabi I immediately ordered five pieces surabi use egg on top. While waiting surabi cooked, we talked, looking at the photos earlier. Before surabi cooked one of my friends asked her to the toilet in the mosque in Sebrang road.
The streets are now beginning to crowded, the people have a lot to start the activity. With haste he was crossing the street without looking at the vehicles passing on either side. Without realizing it from the right is the motor that drove very fast, which saw the bike I immediately yelled "watch out ..........", but he ignored my words.Without dugasebelumnya me, I was really shocked and hysterical look at my friend hit by a motorcycle and he lost consciousness. The wound is very severe, I was confused what to do. Without peritah 3 people spontaneously directly over to my friend who was confused. That motorists continue to apologize to us. But we can not answer anything. Everything has happened ...... that bike riders offered to bring my friend to the hospital. We're shocked by the incident immediately agreed bid last motorcyclist while trying to realize our friend.
In our hospital immediately phoned his parents, with feeling and heart that messed with us after they see themselves immediately at the hospital. They asked us what actually happened to her son, finally forced us to explain everything.
Not long after the doctor came out and said that if our friend's condition was getting better but he has not knocked out. Our feeling a little relieved and we are pleased sekali.Setelah stay four days in the hospital, he finally allowed home by doctors. Condition was also gradually improved.
From this incident, we are aware that caution must be fixed in priority despite the precarious situation though. We get a big lesson from this incident.

SATU HARI BERSAMA "MARIO STEVANO ADITYA HALING"

*tapi cerpen ini bukan karya saya, ini karya salah satu anak RISE dan sya lpa nmanya :)  hahaha *


Lo tau gue? Tau ga? Tau kan? Masa’ sih lo gatau gue? Serius? Beneran? Lo, gak tau gue? Oke, oke. Sekarang gini aja, gue itu…..









Ya….. Seratuss seratuss bravo bravo!!! Gue Mario Stevano Aditya, panggilan Rio. Siapa gue? Lo masi’ gatau juga? Udah deh, lo ikutin gue aja. Kali ini si penulis dapet kesempatan ngikutin kehidupan gue selama satu hari. Ingett, cuman 1 hari !! Jangan Geer lo penulis, satu hari doing juga !! Oke, kita start aja ya …



……………………………….........................................................



“ Rio…. Rio … Cepetan! Jadi brangkat bareng ngga?”
Kok gue kayak denger suara ya?

“ Rio, cepetan uda jam brapa niih??!” Sekarang suara itu makin dekat.

“Rioooo!!!!” Bahkan sampai gue merasa tubuh gue terguncang dan hati gue terkoyak *halah.

“ Woii Rio.! Idiih busett, dah jam brapa niih?!! Lo gak sekolah apa?” Oh, ternyata itu si Alvin. Dia tetangga sekaligus sobat gue dari TK. Kali ini dia mau ngajakin gue berangkat SEKOLAH bareng *dengan penekanan pada caps lock*. Oh iya ya, gue kan harus SEKOLAH.
“ Woi Rio! Udah stengah tujuh ni! Setengah tujuhh!! Lo mau berangkat jam berapa?!!” Seketika mata gue terbuka, terbelalak malah. Kok rasanya ada yg gue lupa’in gituuu …….. Apa’an ya?


Kriiiieekk ……



SEKOLAH !!!


Dodol, gue lupa bangun!! Gila!! Gimana ini?? Dengan langkah yg terburu2 gue jalan ke kamar mandi, sikat gigi kumur doang, mandi siram2 aer doang, terus …

Tunggu!

Woi penuliss!! Ini adegan privasi!!! Jgn masukin adegan ini!!

*Penulis pun Menjawab : lo kan udah kontrak jari tangan kaki ama gue*

Yaudah gue ngalahh. Tapi bukan berarti lo bisa ngintipinn gue!! Woy keluar lo!!

^^

Sekarang gue buru2 ngadep kaca. Dari ujung rambut ampek kaki gue perhatiin. Alvin dari tadi cuman bisa cengok ngeliatin gue.

Di depan cermin gue bergaya ala Justin Bieber plus Christian Bautista di mixed sama Robert Pattinson. Keren dah.

Penulis histeris. RISE histeris. Sumpah, penulis bener2 histeris…

“ Rambut oke, hidung mantap, komedo no way, noda hitam pada wajahh ? Nggak deh, kan udah pakai clean n moisturizing mask, wajah bebas dari noda membandel! *lebay mode : on* Gaya? Siip… udah stay cool!!” kata gue di depan cermin masi ngaca.

“ woy apa2an lo Yo??! Stay cool itu udah punya’an gue, enak aja lo. Kreatip dikit napa!!” Kata Alvin tiba2 nongol.

“ Yaelah bacott lo Vin!” kata gue nggak mao kalah sambil tetep melanjutkan aktivitas sebelum sekolah. Si Alvin emang gitu, sering ngaku2 stay cool itu motto seidup sematinya dia. Padahal secara kenyataan keadilan juga permusyawaratan dan perwakilan mah masi gantengan gue kemana2...J

Oke, gue ama Alvin siap berangkat sekolah.

“ Ini sih pasti telat,” kata Alvin.
Gue cuman senyum dan tetap menampakkan wajah tenang gue. Emang, semua ‘ketelatan’ ini udah gue antisipasi. Dan bener aja, gerbang sekolah udah ditutup. Tapi seperti yg udah gue bilang tadi : ANTISIPASI. Apa antisipasinya? Tentu aja : Manjat. Aman, gue ama Alvin manjatin tu pager.
Sebenernya gue gak biasa manjat2 pager gini karena telat. Yaah… paling 3 hari sekali, sekali manjat 2 butir atau sesuai anjuran dokter. * woi salah skrip * eh iya maap maksud gue paling kalo kepepet aja gitu.

Kelas gue di lantai dua. Sebenernya ada jalan cepet ke sana, tapi gue sama Alvin lebih sering lewat jalan yg ini. Sekalian jalan2. Kalo ngelewatin jalan ini berarti kita harus ngelewatin lapangan basket, lapangan voli, lapangan tennis, lapangan sepak bola, taman bunga, baik taman bunga nasional maupun taman bunga selamat datang dan ada pula taman bunga turut berduka cita. Ya gitu lah pokoknya ni jalan panjang benerr, bener2 berlebihan. Yaahh … emang sih gue akuin kalo idup gue itu selalu berlebihan. Berlebihan cakepnya, berlebihan kerennya, berlebihan pinternya, berlebihan imyutnya, berlebihan fans, berlebihan duit dan berlebihan - berlebihan yang laen .. J. Gue sm Alvin terus berjalan berusaha melalui perjalanan panjang kami *gile dan sepanjang jalann itu gak pernah gak ada yg bilang…


“ AAAAHHH … RIOOOOOOOOO….. CUTE BANGET SIHH ….”

Atau kalo gue lagi sama Alvin banyak juga yg bilang …

“ WAAWAWAWA ALVIINN… STAY COOL BANGET SIIHH … CUCOK DEH SAMA RIOOOO …. ”

Idih jijay deh eike ….

……………………………..


Dan inilah kelas gue. 8-9. Kelas paling bungsu yang bikin guru minggat. Gue duduk sebelahnya Alvin di bangku no.2 dari depan barisan paling kiri deket pintu. Baru aja gue meletakkan tas,

“ Woyy my man Rio yayoy …..What’s up Bro ??” Itu temen gue, namanya ntar aja ye, dia itu tiap hari anaknya sok gaul gitu deh, yang my man lah, bro lah, apa’an tau’ lah itu. Tapi se gaul2nya dia tetep aja ujung2nya gak nyambung. Udah gue terangin seterang - terangnya masih tetep aja gelap. L

“ Iya Lintar, gue denger gak usah pake toa’ gitu” kata gue ke Lintar yang emang suaranya berfrekuensi 20.000Hz itu.

Akhirnya Lintar ngalah. Dia cembetut (cemberut) di tempat duduknya. Alvin nyengir. Kini giliran Ozy. Ozy itu sukanya maen tebak2an. Dari tebak2an zaman purbakala sampek zaman globalisasi dia hapal. Gue penasran mau ngasih tebak2an apalagI ni anak sekarang…

“ A’a’ Rioooo … maen tebak2an yuuuukkk …..”
“ Ya” jawab gue singkat ogah2an
“ Pemain bola apa yg panjaaaangg banget ….??”
“ Ya’elah jadul Zy, Messisipi kan?”
“ Pinter deehh … abang Rio” au’ah .. No comment saia…

Nah sekarang ganti lagi yang ngedeketin gue. Deva. Si deva ini sukanya ngomong diulang2... Tapi yg ngefans ama dia lumayan banyak juga. Salah satunya Acha, tp Deva gak tertarik sama sekali, cup cup cup…




Okay okay … back to the class, sekarang jam pelajaran kosong. Pak Dave, guru IPS lagi jenguk Bu Winda istrinya yang lagi sakit. Ni guru dua rada2 gimana goulash, masa lagi ngajar BBM-an, FB-an, Twitter-an, SMS-an, jadi dikit2 hapenya standby di tangan mereka masing2. Kelas kosong, kelas sepi?? No way! Nggak ada kata “diamlah” dari seorangpun jika kelas tanpa guru. Paling sepi anak2 cowok kelas paling pada main bola (di dalam kelas tentunya), kayak gini nih,

“ Woyy Ray,lo jangan jd kiper deh, ntar nggak muat..”

“ ah ela lo mandang gue rendah amet, yaudah, Alvin, lo aja yg jd kiper”

“ Ogahh, gue mau jadi striker!!”

“Apa2an lo Vin? Pokoknya gue yg jd striker, enak aja lo!”

“ Udah2, ayo sekarang kita mulai aja maennya!!” kata Ozy.

Ozy memulai permainan. Entah siapa yg akhirnya jd striker, bodo amet, pokoknya ujung2nya si Alvin jadi kiper. Ozy terjepit, 2 pemain lawan menghadangnya, Ozy bersiap mengoper tetapi semuanya dijaga ketat oleh lawan, takut kabur katanya.. Entar nggigit kayak anjing tetangga sebelahnya Alvin yg tiba2 ngejer Ozy waktu lagi maen. Kini lawan lengaahh .. Ozy mengoper pada Ray, Ray mengoper pada Deva, Posisi Deva saat ini tepat berada di depan gawang. Deva bersiap menendang, dilangkahkan kakinya dan diayunkan salah satu kakinya, apa yang terjadi daaaaaaannn TIDAAKK GOOOLLL pemirsa…. Memang suatu kesempatan yang sangat di sia2kan oleh Deva…. * Alay lo Yo, yang main aja biasa2 aja*

Ya gitu deh mereka yg lg main bola. Dan secara gue nggak suka maen bola ya gue nggak ikutan lah.

Ada juga yang gini niiih

“ Woi Zepa, gantian napa, daritadi lu mulu yg maen!!” kata Dea sambil nunjuk2 laptop Zevana

“ Sbar napah??! Gue lg maen Counter Strike, CT gue mau menang nih, terorisnya juga tinggal satu, sabar sabar!!” balas Zevana.

“ Yahh lo mana bisa menang kalo pake pistol doang, pake machine gun aja enak, jauh deket goceng, eh salah, jauh deket cepet matinya.” kata Oliv

“ Kagak enak pake machine gun, udah ah gue pake sniper aja,”

Ya gitu deh cewe2 kelas gue. Kerjaannya bukan dandan atau ngapain gitu kek kayak cewek normal pada umumnya malah maen tembak2an…

Udah ah, ngurus aja lo, Yo! Dasar cowok cakep …


----------------------------------------

Udah waktunya pulang skolah. Gue selalu pulang bareng Alvin. Berangkat juga biasanya bareng Alvin, sekolah dari TK sama Alvin, yaahh … untung aja gue lebih cakep dari Alvin jadi Alvin ataupun gue nggak ada yg bosen.. *lah, kagak nyambung*
Biasanya sih kita selalu pulang dijemput supir, tp kali ini kita mau jalan aja, soalnya ada Ozy sama Deva juga yang mau ikut ke rumah gue.
Rumah gue sama Alvin sama2 di jalan Bodo deh. Bedanya rumah gue di blok Ganteng Banget dan rumahnya si Alvin di jalan Stay Cool persis di sebelah rumah gue. Di jalan kita ngobrol2. Langkah kaki gue (dan mungkin yg laen jg) terhenti di sebuah rumah makan bernama “ SUDI MAMPIR ”.

Cowok cakep (gue) pun berkata “ Haha, Vin, Zy, Dep, ada2 aja ya, rumah makan kok dikasih nama SUDIMAMPIR”

Tiba - tiba gue liat matanya Alvin, Ozy, sama Deva berkaca2...

“ Yo yo, kasihan ya yang punya warung ini …” kata Alvin.
“ Iya Vin, gue … gue .. Pengen nangis jadinya…” kata Ozy.
“ Yo, masa’ hati lo ga terketuk sama sekali sih?? Lu baca terus deh sampek akhir..”

Akhirnya mata gue melirik tulisan2 lainnya, mencoba membaca huruf demi huruf di sekitar lambang SUDIMAMPIR tersebut.

Dan beginilah bacaannya :

“ Mbak, Mas, Pak, Bu, De, plisss banget, sudimampir nggak, pliss, beli dagangan saya, sudi ya? Sudi ya?? Pliss mampir, kasian nenek saya yg di Jombang belon makan selama dia hidup (dan sekarang udah mati) adik, bapa, ibu, kakek, mbah saya lg berusaha mencari makan… tetangga saya kesusahan, pliss mbak, mas, pak, bu, mampir yaaa…. ”

Gue cengok. Speechless…

^^


“ Yo, ini rumah lo??” tanya Ozy.
“ Iya, udah ayo masuk” kata gue.
“ nah trus sekarang kita ngapain nih?” kata Deva.
“ ngobrol aja.” jawab gue.
“ tentang apa’an?” kata Alvin.
“ Zy, lo kan sering ngelawak, ngomong apa’an kek biar ga garing” kata gue.
“ Oh iya.” Ozy “kayaknya” mau mulai cerita. Semua mata kini tertuju padanya. Mata hati, mata kaki, mata kucing, ampek mata jelalatan pada ngeliatin dia.

“ gini…” lanjut Ozy mau cerita beneran.

“ gue kebeleeeettt” yaelah gue kira mau cerita beneran…

“ serius nih sekarang…” katanya lagi.

“ lo pada tau kan gue punya adek..?” semua ngangguk. “ Lo tau kan namanya siapa?” tanyanya lagi.

“ Oik” jawab semuanya hampir berbarengan.

“ Naahhh….” semuanya jd seriius ngeliatin.

“ berarti adek gue terkenal” kata Ozy dengan senyum “maut” nya itu. Basi lo Zy, gue kira’in beneran mo cerita.

“Udah2, gue aja yg cerita,” akhirnya, yg ini sih beneran.

“ Lo tau Tania kan adek gue??” kata Deva. Semua menangguk.

“ Dia itu suka bgt ngerjain gue.
Kayak waktu itu gue kan lagi seneng2nya ngajarin dia hurup, soalnya dia mau masuk TK. Nah gue ngajarin dia basa Inggris, dianya keliatan seneng bgt. Dia tanya2 ama gue, salah satunya kyk gini.

Tania : Kak, kakak, bahasa Inggrisnya cicak apa?
Ah itu mah gampang.
Gue : Lizard.
Bukannya dia puas dia malah nanya2 lagi.
Tania : kalo cicak mainan?
Giliran gue nggak tau doi ngeyel,
Tania: Kenapa nggak tau?? kalo cicak beneran kok kakak tau?? Jgn2 ada hubungan spesial nih ya??

Yaahh… sabar aja Dep.. Dep…
Trus do’I juga suka ngebolak balikin segala sesuatu. Misal:

Gue: ayo Tania, ini IIIIIIIIII ….. Kan.
Do’I lgsung ngebantah,
Tania : itu mah bukan IKAN, tapi FISH!!! L
Trus giliran gue ajarin B.ing,
Gue: Ayo Tan, ini FFFF… ish
Tania: Itu bukan Fish, itu IIIIII… Kan!!!

Begitulah …LL”

Gue cengok. Alvin cengok. Ozy cengok. Lucu nggak sih??

----------------------------------------------------------

Setelah Alvin, Ozy, Deva pulang datanglah kedua ortu gue tercayang bersama kakak gue ter-ehem-cinta.

“ Yo, kamu ikut ya, nanti malam jam 7-an nenek sm kakek mau dating. Mama kan nggak masak, jd nanti kita ke restoran ya.” kata mamah gue.
“ iya.” kata gue meng-iya-kan. Sebenernya gue rada keberatan. Karena selain -ngapain sih mending maenan PS- gue juga males jalan2 ama orang2 tua. Mending nge-date ama Ify kek…. Tp kan gue anak baik -didepan mereka-. Jd gue nurut. Kami (gue n pamili) makan di restoran langganan kita. Sebuah restoran dengan nuansa laut. Enak, gue suka seafood. Dan disinilah gue bersama ortu kanek dan kakak gue. Tibe - tiba hape gue bergetar.

From : Ozy raja tebak2an

Sapa tuh pake baju orens? Gebetan baru lo ya? Qiqiqi…

Gue nengok. Oh ternyata ada Ozy persis disebelah keluarga gue makan.
“ maksud lo apaan Zy?” batin gue nggak ngerti.
Di sekitar gue nggak ada cewe seumuran gue pake baju orens. Gue coba liat sekeliling lagi dan ternyata yg dimaksud Ozy pake baju orens
Adalah …. Nenek gue.

To : Ozy Raja tebak2an
Anjrit lu, nene gue bege.

From : Ozy raja tebak2an
Becanda ah ela a’a’ rio emocian bgt.

To : Ozy raja tebak2an
Bodo!

--------------------------------------------------------

Saat nya tidurrrr…..

Gue tidur sekamar ama adek kecil gue, si Abner. Umurnya masih 3 tahunan. Jadi masih bias dikadalin. Walau kadang gue yg dikadalin ama tuh anak ingusan (kalo pilek).

Biasanya adaa aja rayuan sebelon tidurnya dia. Kita lihat aja malam ini.

Si abner mulai memasuki kamar gue. Tampangnya suer tekewer kewer, imut benerr…

“ Kak, kakak tambah ganteng deh. Aku pingin nyiium kakak.(ciuman kakak adek)”

Gue langsung geer dong, tumben2an piker gue.

“ Makasih. Ayo sini cepet cium kakak” cupp dia pun mendaratkan ciuman (kakak-adek) nya ke pipi mulus nan ganteng gue.

“ kak, pedang Power Rangers ada yg baru lohh, beli ya??”

Ketipu ….

Klik, lampu kamar pun gue matiin dan mata gue tutup. Tunggu.

Woiii penulis gendeng… jatah lo mengikuti sehari bersama gue udah habis bege!! Keluar lo!! Lo mau nemenin gue tidur juga!! Inget, gue bias ngelaporin lo atas tuduhan pelanggaran kontrak kerja!!! Cepet keluar!!!

Penulis pun berkata : iye. Nyantai.
Mario mengakhiri dengan : udah ye para fans gue smua… beginilah akhir cerita si penulis itu. Akhir kata saya ingin mengubah motto sebuah kabel ternama “ satu kabel sejuta aksi ” menjadi yg saya banget, yaitu, “ satu cowok cakep sejuta fans ”
. Sekian dadaaahhh….

Dan beginilah akhir cerita berseries saya . Dalam edisi Sehari Bersama Mario Stevano Aditya Haling. Mohon maaf kalo ada salah kata atau (menurut saya) akhirannya nggak enak. Semoga lucu n nggak jayus. Terimakasih buat seluruh anak cowok TjuBiHa. Love u all… *gaya lo sok jd penulis handal*

TIPS !!

Sudah tahukah anda cara membebaskan diri dari dendam, sebelum dendam tersebut membuat anda depresi !!

Tipsss !!! :)

1. Kenalilah KEMARAHAN
2. Selesaikan masalah yang menyebabkan KEMARAHAN Anda
3. Ampunilah dengan sepenuh hati, enatah si pelaku patut diampuni atau tidak, entah ia mengakui sesuatu atau tidak
4. Kemudian serahkan hasilnya, pembalasan dan apa saja kepada TUHAN
5. Jangan biarkan dendam memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dalam hati Anda. Pengampunan adalah kuncinya ...

Selamat mencobaaa !!!! :)

24 April 2010 - 24 April 2011

Setahun yang lalu jam segini (18.30 WIB) udah di depan TV melototin RCTI, nonton GF rapor IC 3 :(
tapi, kecewa banget pas kak Okky bilang "LINTAR, SELAMAT KAMU PEMENANGNYA" Rio langsung memeluk Lintar dan mengucapkan selamat tanpa ada rasa sedih. Walaupun gitu aku tetep aja nangis dan marah2 sendiri :( *gajje*. Nggak terima banget RIO jd runner up, padahal secara vokal Riolah yang sangat terbaik di IC 3. Tapi mau di apain lagi, ini memang udah kenyataannya. Aku bangga menjadi RISE, aku bangga mengidolakan Rio :). Air mata emang uadah gk bisa di tahan waktu itu. MENANGIS, KECEWA, SEDIH, SAKIT HATI perasaan udah campur aduk :( padahal RIO and family gak netesin air mata sedikit pun saat itu. Semua orang di rumah ngeledekin aku karna nangisin RIO. Tapi akugak peduli aku ttep nangis sambil meluk bantal. Dalam keadaan nangis, aku masih sempet nengok ke TV. Anak RISE yang ngelive, mukanya pada kecewa banget. Tapi RIO tetap aja tersenyum bahagia :) . 
#1stAnnivRIOrunnerup

I LOVE HIM, RISE WILL ALWAYS SUPPORT YOU ..